PMI Buleleng Lantik Pengurus di 9 Kecamatan, Perkuat Pelayanan Kemanusiaan

 


BALI.KOMINFO.CO.ID #
Buleleng – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali mendorong penguatan peran Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Buleleng dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan, kesiapsiagaan bencana, dan pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Buleleng di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng, Rabu (14/10/2026).

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, S.H., mewakili Bupati Buleleng sekaligus sebagai Ketua PMI Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa keberadaan pengurus PMI di tingkat kecamatan sangat penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan, mengingat Kabupaten Buleleng memiliki wilayah yang luas dan jumlah penduduk terbesar di Bali.


“Pengurus PMI Kecamatan diharapkan menjadi penghubung antara PMI Kabupaten dengan masyarakat, terutama dalam penyampaian informasi kebencanaan, penanganan keadaan darurat, serta perekrutan donor darah sukarela untuk mendukung pemenuhan kebutuhan darah di rumah sakit,” lmbuhnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali, I Gusti Made Arya Wisnu Mataram, yang mewakili Ketua PMI Provinsi Bali, mengharapkan agar pengurus yang baru dilantik mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang baik, Pengurus PMI Kecamatan diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam meningkatkan kiprah dan citra PMI di masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, secara resmi di lantik 9 Kepengurusan PMI Kecamatan se-Kabupaten Buleleng antara lain Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Sukasada, Buleleng, Banjar, Seririt, Busungbiu dan Gerokgak. Pelantikan dilaksanakan dengan pembacaan ikrar pelantikan dan penyematan Pin Pengurus PMI oleh Ketua PMI Kabupaten Buleleng kepada masing-masing Ketua PMI Kecamatan se Kabupaten Buleleng. 

Melalui pelantikan ini, diharapkan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Buleleng dapat menjalankan tugas secara optimal, memperkuat kesiapsiagaan bencana, serta meningkatkan pelayanan kemanusiaan yang cepat dan tepat bagi masyarakat. (nai/PMIBali)