BALI.KOMINFO.CO.ID #
Klungkung,
2 September 2026 — Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah Bale Daje
milik I Gusti Ngurah Arta (44 tahun) di Dusun Sarimerta, Desa Negari, Kecamatan
Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, menyisakan puing-puing bangunan sekaligus
duka bagi keluarga yang terdampak.
Kebakaran
terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 16.15 WITA. Berdasarkan informasi
yang dihimpun, rumah tersebut ditempati oleh salah satu anggota keluarga yang
mengalami ODGJ. Sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat meminta untuk
dibelikan rokok.
Api
kemudian terlihat membesar dan masyarakat sekitar segera berupaya melakukan
pertolongan awal dengan peralatan seadanya. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar)
Kabupaten Klungkung turut berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil
dikendalikan sekitar satu jam kemudian.
Dua
hari setelah kejadian, Rabu (2/9/2026), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten
Klungkung hadir di lokasi untuk melakukan asesmen, membantu membersihkan
puing-puing sisa kebakaran, sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada
keluarga terdampak.
Kegiatan
tersebut turut dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Klungkung
Tjokorda Gde Surya Putra, unsur TNI/Polri, BPBD Kabupaten Klungkung, Dinas
Sosial, perangkat Desa Negari, serta masyarakat sekitar. Ketua PMI Kabupaten
Klungkung I Made Kasta bersama jajaran pengurus dan staf PMI juga turut hadir
dan terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong.
Dengan
penuh semangat kebersamaan, seluruh unsur yang hadir bahu-membahu membersihkan
material dan puing bangunan yang tersisa akibat kebakaran. Gotong royong
tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama sekaligus memberikan dukungan
moral kepada keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.
Sebagai
bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga terdampak, PMI Kabupaten
Klungkung menyalurkan bantuan berupa 1 paket Family Kit, 1 buah terpal, 2
lembar selimut, 1 buah matras, dan 1 paket sembako. Bantuan tersebut diserahkan
langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Ketua PMI Kabupaten
Klungkung I Made Kasta.
Dalam
kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria mengingatkan masyarakat
untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah
kondisi cuaca yang panas.
“Untuk
seluruh masyarakat Kabupaten Klungkung, saya berharap agar selalu berhati-hati
di situasi cuaca yang sangat panas ini. Tentu sangat berbahaya ketika kita
merokok ataupun menggunakan dupa saat sembahyang, karena hal tersebut dapat
menjadi salah satu faktor pemicu kebakaran,” ujar Bupati Klungkung I Made
Satria.
Musibah
kebakaran tidak hanya meninggalkan kerusakan secara fisik, tetapi juga membawa
beban bagi keluarga yang terdampak. Karena itu, kehadiran berbagai pihak di
tengah kondisi tersebut menjadi bentuk dukungan agar keluarga tidak menghadapi
musibah seorang diri.
Bagi
PMI Kabupaten Klungkung, kemanusiaan bukan sekadar hadir ketika bencana
terjadi. Di tengah puing-puing yang tersisa, kepedulian, gotong royong, dan
kebersamaan menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat kembali bangkit.
PMI
Kabupaten Klungkung — Bersama Menguatkan Kemanusiaan. (Pan/PMIBali)


