BALI.KOMINFO.CO.ID #
Klungkung,
1 September 2026 – Bencana tidak selalu meninggalkan kerusakan besar. Namun,
bagi keluarga yang mengalaminya, kerusakan pada bagian rumah sekalipun dapat
menjadi beban yang tidak ringan. Hal itulah yang dirasakan I Wayan Dana (63),
warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung pada Minggu, 30/08/2026,
sekitar pukul 13.00 WITA, di wilayah Dusun Babung, Desa Gunaksa, Kecamatan
Dawan, Kabupaten Klungkung.
Angin
kencang yang menerjang kawasan tersebut mengakibatkan bagian atap rumah milik I
Wayan Dana mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan
perlindungan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari menjadi perhatian.
Mendengar
kejadian tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung bergerak
untuk memastikan kondisi warga terdampak. Atas instruksi Ketua PMI Kabupaten
Klungkung, I Made Kasta, PMI Klungkung turun langsung ke lokasi pada Selasa, 1
September 2026.
Tim
yang dipimpin oleh Kepala Markas PMI Kabupaten Klungkung, I Ketut Winaya,
bersama empat orang staf, menempuh perjalanan menuju lokasi untuk melakukan
assessment sekaligus pendistribusian bantuan sosial.
Bantuan
yang disalurkan berupa 1 paket Family Kit, 1 buah terpal, 2 lembar selimut, dan
1 paket sembako. Bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, dalam
situasi sulit, setiap bantuan memiliki arti.
Akses
menuju lokasi yang cukup jauh dengan medan yang tidak mudah tidak menyurutkan
langkah tim PMI Kabupaten Klungkung. Perjalanan tersebut ditempuh untuk
memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh keluarga yang terdampak. Bagi
PMI, jarak dan kondisi medan bukanlah penghalang untuk hadir ketika masyarakat
membutuhkan. Karena di setiap perjalanan menuju lokasi bencana, ada kepedulian
yang dibawa dan ada harapan untuk membuat beban warga terdampak menjadi sedikit
lebih ringan.
“Mungkin
yang kami bawa tidak seberapa. Namun, kami berharap sedikit bantuan ini dapat
meringankan beban dan memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga yang
terdampak,” ujar I Ketut Winaya, Kepala Markas PMI Kabupaten Klungkung.
Peristiwa
ini kembali mengingatkan bahwa kemanusiaan tidak mengenal jarak. Selama masih
ada masyarakat yang membutuhkan, akan selalu ada langkah yang ditempuh untuk
menghadirkan kepedulian.
PMI
Kabupaten Klungkung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi
cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba, serta segera mencari tempat yang
lebih aman apabila terjadi kondisi yang membahayakan
Karena
bagi PMI, datang ke lokasi bencana bukan sekadar menjalankan tugas. Ini adalah
tentang hadir untuk sesama.
❤️ Bersama Menguatkan
Kemanusiaan.
Peduli,
Bergerak, Bersama. (Pan/PMIBali)


