BALI.KOMINFO.CO.ID #
Denpasar
— Memperkuat kolaborasi dan meningkatkan mutu pelayanan darah, Unit Donor Darah
(UDD) PMI Provinsi Bali menerima kunjungan studi tiru dari UDD PMI Kota
Gorontalo pada Jumat (28/08/2026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk saling
belajar dan bertukar pengalaman antar UDD.
Rombongan
yang berjumlah delapan orang tersebut diterima oleh jajaran PMI Provinsi Bali;
Wakil Ketua, Kepala UDD, Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan, Sosial dan Pengembangan
UDD, Ketua Bidang PSD, Kemitraan dan Kerjasama, Ketua Bidang Organisasi dan
Hukum serta staf yang mendampingi.
Kegiatan
ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan kesempatan
bagi jajaran UDD PMI Kota Gorontalo untuk melihat secara langsung penerapan
tata kelola pelayanan darah di UDD PMI Provinsi Bali.
Wakil
Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali I.G.M Arya Wisnu Mataram menyambut baik
kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar pengelola
pelayanan darah penting untuk terus dilakukan sebagai bagian dari upaya
meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kunjungan
ini menjadi momentum untuk saling belajar dan berbagi praktik baik. Kami
berharap kolaborasi antara PMI Provinsi Bali dan UDD PMI Kota Gorontalo semakin
kuat, sehingga bersama-sama dapat meningkatkan mutu pelayanan darah demi
kepentingan kemanusiaan,” ujarnya.
Dalam
pertemuan tersebut, berbagai aspek pelayanan menjadi bahan diskusi, khususnya
terkait bagaimana menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memastikan kualitas
dan keamanan darah tetap terjaga sesuai standar.
UDD
PMI Provinsi Bali turut berbagi pengalaman mengenai pengelolaan darah,
pengawasan mutu, hingga pemanfaatan teknologi dan sistem informasi sebagai
bagian dari pendukung pelayanan.
Bagi
UDD PMI Kota Gorontalo, kunjungan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju
penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Kunjungan ini diharapkan dapat
memberikan referensi dalam memperkuat sistem dan tata kelola pelayanan,
termasuk kesiapan organisasi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta
sistem pengawasan mutu.
Pengalaman
yang diperoleh selama kunjungan selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan
pembelajaran bagi UDD PMI Kota Gorontalo untuk melakukan penyempurnaan
pelayanan di daerah.
Dari
Gorontalo menuju Bali, semangat yang dibawa tetap sama. Terus belajar, terus
berbenah, dan terus memberikan pelayanan terbaik untuk kemanusiaan. Sebab, di
balik setiap kantong darah yang dikumpulkan, diolah, dan didistribusikan,
terdapat harapan dan kesempatan hidup bagi mereka yang membutuhkan.


