BALI.KOMINFO.CO.ID #
Denpasar – Sabtu, 25 Juli 2026 Unit Donor Darah (UDD)
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis
(Rakernis) Pelayanan Darah PMI se-Bali di gedung BKPSDM Provinsi Bali. Kegiatan
ini diikuti oleh jajaran Pengurus, Kepala Markas, Kepala UDD dan staf Teknis
Pelayanan Darah PMI se-Bali.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus
PMI Provinsi Bali Bapak I Gusti Bagus Alit Putra, SH., S.Sos., M.Si didampingi
Wakil Ketua dan Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali. Dalam sambutannya Ketua
PMI Provinsi Bali menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran UDD PMI se-Bali
karena selama ini sudah aktif menggencarkan kegiatan donor darah di daerah.
“Saya berharap melalui Rakernis ini kita dapat
menghasilkan kesepakatan bersama mengenai konsep Buffer Stok Darah, penataan
Collecting Site, indikator implementasi, mekanisme monitoring dan evaluasi,
serta rekomendasi yang diterapkan dapat seragam bagi UDD PMI se-Bali,”
tambahnya.
Sementara itu, Kepala UDD PMI Provinsi Bali selaku
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan dr. Ni Putu Candra Indriasari menyampaikan
rapat kerja teknis ini diselenggarakan sebagai forum koordinasi untuk
menyamakan persepsi, mengevaluasi kondisi pelayanan darah saat ini serta
menyusun langka strategis dalam pengembangan sistem Buffer Stok Darah dan
penataan Collecting Site. Hal tersebut penting untuk menjamin ketersediaan
darah yang cukup, pemerataan distribusi darah antarwilayah, serta peningkatan
akses masyarakat terhadap pelayanan donor darah yang memenuhi standar mutu dan
keselamatan.
Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan ini, yang
terdiri atas jajaran Pengurus PMI Provinsi Bali, Pengurus dan Kepala Unit Donor
Darah (UDD) PMI se-Bali, serta staf terkait. Rakernis ini bertujuan untuk
terbentuknya Kelompok Kerja (Pokja) Penyusunan Standar Buffer Stok Darah dan
Collecting Site serta Pokja Kajian Cost Sharing dan Keberlanjutan Operasional
Pelayanan Darah di wilayah Provinsi Bali. Selain itu, kegiatan ini juga
diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam penguatan jejaring pelayanan
darah di Provinsi Bali.
Melalui kolaborasi yang baik antar-UDD PMI se-Bali,
diharapkan dapat terbangun sistem pelayanan darah yang semakin aman, merata dan
berkelanjutan sehingga memberikan pelayanan darah yang prima bagi masyarakat. (PMIBali)

