Denpasar
– Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar operasi kemanusiaan untuk membantu
masyarakat yang terdampak kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino. Untuk
lebih memantapkan persiapan operasi maka dilaksanakan Apel Siaga Kesiapsiagaan Menghadapi
Dampak Kekeringan Ekstrem Akibat El Nino yang diselenggarakan oleh PMI Pusat
secara hybrid dimana PMI di sekitar wilayah Jakarta melaksanakan Apel secara offline
sedangkan PMI di Daerah mengikuti secara online melalui Zoom Meeting pada
Selasa (30/6).
Dalam
arahannya, Ketua Umum PMI Bapak Muhammad Jusuf Kalla mengatakan bahwa dampak El
Nino diperkirakan berlangsung hingga Mei tahun depan dan berpotensi memicu
kekeringan berkepanjangan di sejumlah wilayah Indonesia.
"Kekeringan
memiliki dua dampak utama, yaitu terhadap sektor pertanian dan kemanusiaan. PMI
akan fokus pada penanganan dampak kemanusiaan, terutama penyediaan air bersih
untuk kebutuhan memasak, minum, mencuci, dan mandi," ujar Jusuf Kalla usai
memimpin Apel Operasi Dampak Kekeringan Ekstrem Akibat El Nino di Gudang
Logistik PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).
Sebanyak
400 mobil tangki air disiapkan, terdiri atas 200 mobil berkapasitas besar dan
200 mobil berkapasitas kecil. Kendaraan berukuran kecil akan diprioritaskan
untuk menjangkau wilayah perkotaan yang mengalami kesulitan pasokan air bersih,
terutama di Pulau Jawa, Bali, dan wilayah lain yang terdampak. Dalam
pelaksanaan distribusi, PMI akan bekerja sama dengan rumah-rumah ibadah sebagai
pusat penyaluran bantuan kepada masyarakat. Menurut Jusuf Kalla, mekanisme
tersebut dipilih agar distribusi air bersih dapat berlangsung lebih cepat,
tertib, dan merata.
"Air
akan disalurkan hingga ke rumah ibadah, kemudian pengurus setempat yang
membagikannya kepada masyarakat. Cara ini dinilai lebih efektif dibandingkan
distribusi dari rumah ke rumah," katanya. Jusuf Kalla menambahkan,
pendistribusian air bersih di sejumlah daerah telah dimulai. Seluruh armada dan
logistik telah dipersiapkan sejak bulan lalu sebagai langkah antisipasi
menghadapi dampak El Nino.
Dalam
kesempatan ini, Ketua Umum juga menyempatkan diri menyapa kepada PMI Provinsi
Bali yang hadir secara online Bersama PMI Provinsi lainnya. Beliau menyampaikan
ucapan terima kasih atas kesiapsiagaan PMI dalam operasi dampak Kekeringan Ekstrem
El Nino. Dalam Kegiatan ini turut hadir secara online Wakil Ketua PMI Provinsi
Bali Bapak IGM Arya Wisnu Mataram, Ketua Bidang PMR dan Relawan Bapak Agus
Tangkas didampingi Kepala Markas serta Staff PMI Provinsi Bali.
Dalam
operasi ini, PMI Provinsi Bali siagakan 4 unit Truk Tangki, Ambulans serta
sarana prasarana pendukung untuk pelaksanaan operasi dengan berbagai layanan
seperti distribusi air bersih, ambulans sampai dengan kampanye Promosi
Kesehatan dan Siaga Kekeringan. Melalui operasi kemanusiaan ini, PMI berharap
kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap dapat terpenuhi selama
musim kemarau dan kekeringan ekstrem berlangsung.


