Idul Adha 1447 Hijriah, LDII Bali Bagikan 10 Ribu Daging Kurban Kemasyarakat

 

Denpasar - Bali || Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Provinsi Bali membagikan 10 ribu lebih daging kurban kepada masyarakat di seluruh Bali, Rabu (27/5/2026).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Bali, H. Olih Solihat Karso mengatakan kegiatan kurban bukan sekadar ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar sesama.

“Kami sebagai umat Muslim harus dekat dengan siapa saja. Dalam ibadah mungkin berbeda, tetapi dalam kehidupan sosial kita harus menjaga kerukunan dan ketenteraman,” ujarnya.

Dijelaskan pembagian daging kurban tidak hanya kepada umat Muslim, tetapi juga kepada masyarakat secara luas, terutama warga yang membutuhkan. 

“Kriteria utama memang fakir dan miskin, tetapi kami membagikan kepada masyarakat yang menerima, termasuk tetangga sekitar tanpa membedakan agama,” jelas H. Olih.

Selain membagikan 10 ribu lebih paket daging, juga dilakukan tradisi ‘ngejot’ ke warga sekitar. “Ngejot itu bukan hanya berbagi makanan, tetapi juga berbagi rasa dan kebersamaan. 

Jadi semangatnya adalah saling merasakan satu dengan yang lain,” ungkapnya. Untuk kelancaran kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan desa adat dan dibantu TNI-Polri.

H. Olih menambahkan jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan pertumbuhan sekitar 8 hingga 12 persen.

“Harapannya ke depan semakin meningkat. Yang sekarang berkurban kambing semoga nanti bisa berkurban sapi, yang sekarang satu sapi semoga bisa lebih banyak lagi, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Persaudaraan Hindu Muslim Bali Anak Agung Ngurah Agung, S.E. usai menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban yang diterima Ketua DPW LDII dalam sambutannya mengapresiasi hubungan harmonis yang selama ini dibangun LDII dengan masyarakat lintas agama di Bali.

“Hubungan antar umat beragama sangat kental sekali. Konsep menyama braya yang dijalankan tidak hanya untuk warga Muslim, tetapi juga umat Hindu, Kristen, Buddha, dan lainnya. Semua mendapat perhatian dan bantuan, termasuk dalam momentum kurban seperti ini,” ujar Ngurah Agung.

Menurut Ngurah Agung keterlibatan masyarakat non-Muslim dalam kegiatan sosial keagamaan bukan hal baru di Bali. 

Semangat kebersamaan telah diwariskan sejak lama dan menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan. “Kami bukan baru sekarang terlibat". tegasnya. 

Leluhur kami sejak dulu sudah sangat dekat dengan saudara-saudara Muslim. Siapa pun yang tinggal di Bali harus menjaga Bali karena ini milik kita bersama,” kata tokoh Puri Gerenceng ini. 

Ngurah Agung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif dan memperkuat persatuan.

“Mari kita berjaga, berjuang sama-sama. Ayo kita jaga Bali dengan baik. Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung,” pesan Ngurah Agung.

LDII Bali secara rutin melakukan pembagian paket daging kurban yang didistribusikan di sembilan kabupaten/kota, termasuk untuk warga lintas agama.

Pada perayaan Hari Idul Adha tahun ini, LDII Bali memotongb146 ekor sapi dan 286 ekor kambing. Untuk di Padang Sambian Denpasar ada 15 sapi dan 36 kambing yang dipotong.(ug)