Ketua Pimpinan
Sidang, Adang Rochjana, mengumumkan hasil Munas ini di depan seluruh peserta
Munas XXII yang terdiri dari pengurus PMI di tingkat provinsi, kabupaten, dan
kota se-Indonesia.
"Seluruh peserta Munas memutuskan Jusuf Kalla untuk kembali memimpin PMI pada periode 2024-2029,” ujar Adang Rochjana.
Jusuf Kalla terpilih
berkat dukungan dari peserta Munas XXII yang masuk melebihi 50% dari jumlah utusan yang berhak
hadir. Menurut aturan
PMI, apabila ada bakal calon dukungannya
lebih dari 50%, maka calon tersebut dapat ditetapkan secara
aklamasi sebagai Ketua Umum.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Munas yang mempercayakan saya untuk kembali memimpin PMI di periode 2024-2029,” kata Jusuf Kalla.
Momen penetapan
ditandai dengan simbolis ketok palu, sebagai tanda bahwa Jusuf Kalla kembali
memegang kepemimpinan tertinggi di organisasi kemanusiaan PMI.
Dengan terpilihnya kembali Jusuf Kalla, PMI diharapkan dapat semakin solid, inovatif, dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.