BALI.KOMINFO.CO.ID #

Buleleng – Sebagai langkah antisipasi dampak El Nino, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng terus memperkuat pelayanan kemanusiaan melalui distribusi air bersih kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Kekeringan 2026 yang diinisiasi PMI an dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah di Indonesia.

Tahun ini, PMI Kabupaten Buleleng memfokuskan pelayanan distribusi air bersih di 3 Desa, yakni Desa Madenan, Desa Kaliasem dan Desa Menyali. Ketiga desa tersebut menjadi wilayah prioritas karena memiliki potensi risiko kekurangan air bersih saat musim kemarau. Ditambah dengan kondisi topografi yang curam menyebabkan akses terhadap sumber air bersih menjadi lebih terbatas, sehingga masyarakat di wilayah tersebut membutuhkan dukungan distribusi air bersih.

Melansir berita dari Radio Republik Indonesia (RRI), Kepala Markas PMI Kabupaten Buleleng Made Pasek Yasa mengatakan mereka siap untuk melayani kebutuhan air bersih di wilayah yang membutuhkan. Ke depan, distribusi akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. PMI Kabupaten Buleleng juga berharap adanya dukungan dari para donator, perusahaan, BUMN maupun BUMD agar pelayanan ini dapat berjalan dengan optimal.

Sebagai bagian dari Operasi Kekeringan 2026, PMI Kabupaten Buleleng telah melaksanakan empat kali pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan antara lain pada Selasa, 14 Juli 2026 di SD Negeri 4 Madenan, dengan menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 93 jiwa warga sekolah, lalu pada Jumat, 24 Juli 2026 di SMP Negeri 5 Tejakula dengan menyalurkan 5.000 liter air bersih yang dimanfaatkan oleh 279 jiwa.

Pelayanan air berikutnya dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Desa Sinabun sejumlah 10.000 liter air bersih untuk 353 jiwa serta pada Selasa, 28 Juli 2026 di Desa Sinabun. Sebanyak 10.000 liter air bersih didistribusikan kepada 217 jiwa sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.

Secara keseluruhan, hingga berita ini ditulis, PMI Kabupaten Buleleng telah menyalurkan 30.000 liter air bersih kepada 942 penerima manfaat melalui rangkaian Operasi Kekeringan 2026. Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih dilakukan menggunakan truk tangki air yang merupakan dukungan dari PMI Pusat.

Melalui kolaborasi antara  PMI dan berbagai pemangku kepentingan, PMI Kabupaten Buleleng berharap pelayanan distribusi air bersih dapat terus menjangkau Masyarakat terdampak. Upaya ini menjadi wujud komitmen PMI untuk selalu hadir memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. (RIS)